MENYELIDIKI PROSES OSMOSIS

        I.            Judul Eksperimen      : Menyelidiki Proses Osmosis

      II.            Tujuan                        : Dapat memahami proses perpindahan partikel dalam proses osmosis

    III.            Alat-alat dan Bahan

No.

Nama Alat/ Bahan

Satuan

Jumlah

1

Termometer

-10 s.d 1100C

1

2

Gelas kimia

500 MI

4

3

Spatula Kaca

Normal

1

4

Sendok

Normal

1

5

Larutan Garam Dapur

Jenuh

Secukupnya

6

Larutan Gula

Jenuh

Secukupnya

7

Aquadest

Murni

Secukupnya

8

Buah-buahan berair dan berkulit halus

Sedang

Secukupnya

9

Telur

Sedang

4 butir

   IV.            Prosedur Kerja dan Hasil Pengamatan

 

Prosedur Kerja I

Hasil Pengamatan

  1. Larutan garam jenuh dan larutan gula jenuh dibuat dalam gelas kimia, serta aquadest dalam gelas kimia akhirnya.
  2. Buah-buahan berair dan berkulit halus dimasukan ke dalam tiga gelas tersebut.
  3. Mencatat perubahan yang terjadi selama beberapa hari.

 

  • Timun dalam larutan NaCl jenuh → kisut
  • Timun dalam larutan Gula jenuh → agak kisut
  • Timun dalam aquadest → masih segar
  • Tomat dalam larutan NaCl jenuh → kisut
  • Tomat dalam larutan Gula jenuh → busuk
  • Tomat dalam aquadest → masih segar

Prosedur Kerja II

Hasil Pengamatan

  1. Kulit luar telur yang keras dihilangkan dengan cara dilarutkan dalam larutan HCl.
  2. Telur tanpa kulit tersebut dimasukan kedalam 3 gelas kimia yang berisi larutan NaCl jenuh, larutan gula jenuh, dan aquadest.
  3. Mengamati perubahan yang terjadi selama beberapa hari. Volume ketiga telur dibandingkan.
  • Telur dalam larutan NaCl jenuh → mengapung, kulit sangat tipis
  • Telur dalam larutan Gula jenuh → melayang
  • Telur dalam aquadest → tenggelam

 

     V.            Jawaban Pertanyaan

  1. a.       Jawaban Pertanyaan I
  1. Zat terlarut dilarutkan dengan pelarut sampai tidak bisa dilarutkan (terdapat endapan). Kemudian pindahkan larutan tersebut ke dalam gelas lain (tanpa endapannya).
  1. Perubahannya sebagai berikut:
  • Timun dalam larutan NaCl jenuh → kisut
  • Timun dalam larutan Gula jenuh → agak kisut
  • Timun dalam aquadest → masih segar
  • Tomat dalam larutan NaCl jenuh → kisut
  • Tomat dalam larutan Gula jenuh → agak kisut
  • Tomat dalam aquadest → masih segar

 

  1. b.      Jawaban Pertanyaan II

 

  1. Kulit telur terbuat dari zat kapur (CaCO3) yang dapat bereaksi dengan HCl.

CaCO3 +HCl → CaCl2 + H2O + CO2

  1. Karena HCl bersifat asam, sehingga HCl dapat diganti dengan larutan yang bersifat asam juga, misalnya asam cuka, dan asam nitrat HNO3. Tetapi tidak bisa menggunakan asam sulfat (HSO4), karena asam sulfat bersifat destruktif.

 

  1. Perubahan yang dialami telur setelah direndam:
  • Telur dalam larutan NaCl jenuh → mengapung, kulit sangat tipis
  • Telur dalam larutan Gula jenuh → melayang
  • Telur dalam aquadest → tenggelam

 

   VI.            Kesimpulan

Osmosis merupakan perpindahan partikel melalui membrane semi-permeable, dari konsentrasi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi. Pada percobaan timun dan tomat, kita dapat melihat cara kerja osmosis. Dengan keluarnya air (konsentrasi rendah) dari timun dan tomat pada saat direndam di Larutan gula jenuh dan NaCl (konsentrasi tinggi), dengan hasil timun dan tomat yang agak keriput.

 VII.            Daftar Pustaka

http://www.google.com

Purba, Michael.2006.Kimia untuk SMA kelas XII.Jakarta:Erlangga

(Buku pegangan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s